Dalam acara Kadin Retret 2025, Presiden terpilih Prabowo Subianto secara tegas mengingatkan para pengusaha agar tidak hanya fokus pada keuntungan pribadi semata. Prabowo ingatkan pengusaha bahwa dalam membangun ekonomi Indonesia yang kuat dan berkelanjutan, prinsip gotong royong dan kolaborasi harus menjadi prioritas utama.
Retret Kadin kali ini menjadi momen penting bagi para pelaku usaha untuk mengevaluasi peran mereka dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Ekonomi Inklusif dan Kolaboratif Jadi Kunci
Ia mengajak seluruh anggota Kadin untuk mengadopsi model bisnis yang tidak hanya mengutamakan profit tetapi juga keberlanjutan sosial dan lingkungan.
π Tautan internal: Baca juga artikel kami tentang Peran Kadin dalam Mendukung UMKM Nasional
Dukungan Dunia Usaha pada Visi Pemerintah
Ketua Umum Kadin menyatakan dukungan penuh terhadap arahan Prabowo dan menyambut retret ini sebagai momentum untuk memajukan dunia usaha Indonesia secara bertanggung jawab. Program-program corporate social responsibility (CSR) juga didorong agar lebih berdampak pada pengentasan kemiskinan dan pembangunan berkelanjutan.
π Tautan internal: Simak juga Strategi Kadin untuk Ekonomi Berkelanjutan
Tantangan dan Peluang Pengusaha di Era Baru
Dalam menghadapi tantangan ekonomi global, Prabowo mengingatkan pengusaha agar terus berinovasi dan memperkuat daya saing dengan tetap menjaga nilai-nilai keadilan dan kebersamaan. βIni saatnya kita berkontribusi untuk Indonesia yang lebih maju dan adil,β ujarnya.
Kesimpulan
Retret Kadin 2025 menjadi titik balik penting bagi dunia usaha Indonesia. Prabowo ingatkan pengusaha untuk tidak hanya mengejar untung sendiri, tapi berperan aktif dalam membangun ekonomi inklusif dan berkelanjutan yang menguntungkan seluruh rakyat Indonesia.
Baca juga : Ripple Triumphs as SEC Drops Lawsuit: What This Means for XRP and Crypto Regulation